October 16, 2019 suarasi.com

Organisasi Sarekat Islam Eksis di Banjarnegara sampai Sekarang

SuaraSi.Com, Jakarta – Syarikat Islam atau Sarekat Islam (SI) merupakan salah satu organisasi tertua yang pernah lahir di Indonesia. Organisasi yang didirikan Samanhudi tahun 1905 dengan nama awal Sarekat Dagang Islam (SDI) itu disebut pelopor pergerakan nasional paling awal sebelum lahir Budi Utomo. Dalam perjalanannya, organisasi yang mulanya perkumpulan pedagang-pedagang Islam yang menentang politik kolonial ini bermetamorforsis menjadi gerakan politik dengan nama Partai Syarikat Islam Indonesia (PSSI).

Sarekat Islam menjelma menjadi partai besar yang memiliki banyak tokoh sejarawan semisal Haji Agus Salim, HOS Tjokroaminoto, Abdul Muis, hingga Mohammad Roem.

Sampai tahun 1970an, setelah melewati masa panjang perjuangan, kiprah PSSI di kancah politik kian memudar. PSSI belakangan kembali berubah menjadi Syarikat Islam.

Gaung SI kini sudah jarang terdengar. Di banding organisasi sosial keagamaan lain semisal Nahdatul Ulama (NU) atau Muhammadiyah, SI kalah pamor.

Di banyak daerah yang sempat menjadi basis SI di Indonesia, organisasi itu bahkan mengalami stagnasi kegiatan relatif lama. Tetapi siapa sangka, di Kabupaten Banjarnegara, SI justru masih eksis hingga sekarang. Memasuki wilayah Banjarnegara, sekolah-sekolah berlabel Cokroaminoto mendominasi pinggir jalan raya nasional.

Di kabupaten ini, sekolah di bawah naungan Yayasan Pendidikan Islam Cokroaminoto tumbuh subur dan berjaya hingga sekarang. Ada sekitar 200 sekolah mulai tingkat TK hingga SMA memberikan sumbangsih bagi pendidikan anak-anak di Banjarnegara.

Eksistensi SI di Banjarnegara ini tak pelak menjadi sorotan banyak kalangan. Timbul pertanyaan, bagaimana organisasi tua itu begitu mengakar dan tetap eksis hingga sekarang. Pertanyaan sama bahkan menghantui pikiran Dr Hamdan Zoelva, Ketua Umum Pimpinan Pusat Lajnah Tanfidziyah Syarikat Islam.

“Ternyata Syarikat Islam di Banjarnegara memiliki akar sejarah panjang yang tidak terputus dari generasi ke generasi,”katanya dalam pengantar buku Sejarah Syarikat Islam Banjarnegara karya Tsabit Azinar Ahmad

Zoelva menyebut SI masuk ke Banjarnegara pada tahun 1913 bersamaan masa perkembangan masif organisasi itu di tanah Hindia Belanda setelah konggres pertama di Surabaya


Pertumbuhan SI di Banjarnegara tak lepas dari kiprah tokoh pendiri SI di daerah itu, KH Ichsan, ulama yang pernah bermukim di Mekkah dan berteman dekat dengan KH Ahmad Dahlan, pendiri Muhammadiyah.

Sepeninggal KH Ichsan, estafet perjuangan organisasi itu diteruskan oleh para ulama di antaranya KH Taufiqurrahman dan KH Ahmad Bushairi. Pun banyak tokoh SI Banjarnegara yang menjadi pengurus SI di tingkat nasional.

Bukti nyata eksistensi SI di Banjarnegara bukan hanya terlihat dari perkembangan sekolah berlabel Cokroaminoto, tapi juga gedung kantor yang masih terawat.

Bangunan organisasi SI Banjarnegara pun masih kokoh dengan kepengurusan sampai tingkat kecamatan hingga desa atau kelurahan. Kepengurusan sampai tingkat bawah itupun masih aktif berkegiatan hingga sekarang.

Banjarnegara menjadi basis pengembangan organisasi yang strategis sejak awal kemunculannya. Terbukti, menurut Zoelva, banyak even penting SI yang pernah dilaksanakan di wilayah ini. Antara lain Konggres pertama Syarikat Islam Afdeling Parvinderij (SIAP) yang selanjutnya dikenal sebagai Syarikat Islam Angkatan Pandu pada 1928. Saat itulah pertama kali diperkenalkan istilah Pandu yang kemudian berubah menjadi gerakan Pramuka pada 1960.

Kabupaten ini juga menjadi tuan rumah pelaksanaan Konggres Nasional XX PSII sekaligus konggres terakhir yang dihadiri HOS Cokroaminoto sebelum wafat pada 17 Desember 1934. Konggres yang disahkan Reglemen Umum Umat Islam bahkan masih menjadi pegangan dan landasan perjuangan SI hingga sekarang

Dosen Jurusan Sejarah Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Semarang Tsabit Azinar Ahmad mengatakan, eksistensi SI di Banjarnegara mengakar kuat. Banjarnegara, menurut dia, dipilih oleh SI sebagai tempat membangun konsolidasi

Tokoh nasional sekaliber Agus Salim dan Tjokroaminoto secara langsung turut mengokohkan eksistensi SI Banjarnegara di masa pergerakan nasional.

“Bahkan pada pemilu 1955, tokoh lokal asal Banjarnegara menduduki posisi sebagai anggota DPR dan Konstituante. Banjarnegara jadi lumbung suara PSII waktu itu,”katanya

Di bidang pendidikan, kiprah SI di Banjarnegara tak kalah membanggakan. Tokoh-tokoh SI menjadi penggerak kelahiran sekolah-sekolah agama modern. Pada tahun 1906, di kota ini bahkan telah berdiri madrasah yang menjadi rujukan masyarakat bukan hanya dari Banjarnegara.

Madrasah ini bahkan disebutnya mampu menarik perhatian KH Ahmad Dahlan, yang kemudian mendirikan Muhammadiyah. Hingga memasuki era kemerdekaan, kata Tsabit, kiprah SI diwujudkan melalui pendirian sekolah Cokroaminoto dari jenjang TK hingga SMA dan majelis taklim

“Selain membangun kualitas masyarakat, pengembangan pendidikan melalui sekolah Cokroaminoto juga sebagai strategi untuk mengukuhkan eksistensi SI hingga saat ini,” katanya. (*)


Source TribunJateng.com
Penulis: khoirul muzaki
Editor: suharno







Banner
Related Posts

SEPMI Cabang Garut Gelar Kegiatan Rutin dengan Nama KBSR-SEPMI

May 12, 2019

May 12, 2019

Garut, SuaraSI.com – Selama bulan ramadhan, Serikat Pelajar Muslimin Indonesia (SEPMI) Garut mengadakan kegiatan rutin dengan nama KBSR-SEPMI (Kegiatan Bulan...

63 Tahun SEMMI, Ketum SI Berpesan Agar Kader SEMMI Selalu Berpegang Teguh pada Program Azas dan Program Tandhim

April 4, 2019

April 4, 2019

Jakarta, SuaraSI.com – 63 tahun sudah Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) hadir sebagai organisasi mahasiswa serumpun Syarikat Islam (SI). Di...

SEMMI, PERISAI dan LEMI PB HMI Kembali Datangi MNC

October 3, 2019

October 3, 2019

Jakarta, “Penguasaan industri media secara konglomerasi oleh segelintir orang sangat berbahaya bagi kehidupan bangsa dan negara. Bagaimana segelintir orang tersebut...

Dukung Pemberantasan Stunting, Syarikat Islam Launching Gerakan Makan (GEMA) 100 Juta Telur

September 11, 2019

September 11, 2019

Surakarta, SuaraSI.com – “Sebagai upaya dalam mendukung pemerintah untuk pemberantasan kasus stunting atau gagal tumbuh kembang anak, kita melakukan GEMA...

Buka Sekolah Kader I SEMMI, Hamdan : Dibutuhkan Kader yang Militan

April 12, 2019

April 12, 2019

Bogor, SuaraSI.com – Dalam menghadapi tantangan kedepan, dibutuhkan kader yang militan dan pengelolaan organisasi yang baik. Hal tersebut disampaikan oleh...

Melihat Pemikiran Kebangsaan Hamdan (Bagian 4)

March 30, 2019

March 30, 2019

Oleh Dede Prandana Putra (Tim Media Center Syarikat Islam/Kabid Infokom PP Perisai) Perjalanan di hari Sabtu berlanjut. Masih di kota...

Buka Bersama Ketum LTSI, Ajang Memperat Silaturrahim untuk Membangun SI dengan Kekompakan dan Kebersamaan

May 12, 2019

May 12, 2019

Jakarta, SuaraSI.com – Salah satu tujuan acara buka bersama adalah mempererat tali silaturrahim, termasuk saat Ketua Umum Pimpinan Pusat/Lajnah Tabfidziyah...

Genjot semangat kewirausahaan, Syarikat Islam menggelar program Syarikat Islam Enterpreneur

February 9, 2019

February 9, 2019

Suara SI, Jakarta, – Syarikat Islam (SI) membuka program Syarikat Islam Enterpreneur yang bergerak di bidang ekonomi dalam menciptakan para...

Hamdan Zoelva : Munculnya Rasa Kebangsaan Diawali dengan Berdirinya Sarekat Dagang Islam pada Tahun 1905

July 30, 2019

July 30, 2019

Painan, SuaraSI.com – Rasa kebangsaan pertama kali dimunculkan di Indonesia pada tahun 1905 yang ditandai dengan kelahiran Sarekat Dagang Islam...

Mahasiswa dan Pemuda Siap Mengembangkan Wisata di Indonesia

May 3, 2019

May 3, 2019

Jakarta, SuaraSI.com – Sebagai bentuk kepedulian terhadap dunia pariwisata di Indonesia, Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI) bekerjasama...

Selenggarakan Qurban, SI Beserta Organisasi Serumpun Ingatkan Perlunya Selalu Bersyukur dan Ikhlas dalam Berbuat

August 11, 2019

August 11, 2019

Jakarta, SuaraSI.com – Dalam rangka menyambut hari raya Idul Adha 1440 Hijriah, Syarikat Islam beserta organisasi serumpun, yakni Pengurus Pusat...

Ketua PW SEMMI Aceh Himbau Mahasiswa Aceh Tegakkan Syariat Islam dan Perangi Narkoba

October 11, 2019

October 11, 2019

Banda Aceh, suarasi.com – Pengurus Wilayah Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia Provinsi Aceh (PW SEMMI) mengadakan Seminar Nasional dengan tema “Narkoba...

Reformasi Digital, Syarikat Islam Akan Luncurkan Platform Tjokro Berbasis Blockchain 3.0

October 4, 2019

October 4, 2019

Manado, suarasi.com – “Syarikat Islam sebagai organisasi yang dalam sejarahnya selalu berpihak pada ummat, telah membuat suatu lompatan teknologi yang...

Organisasi Serumpun Syarikat Islam Sepakat Saatnya Persatuan Indonesia

June 30, 2019

June 30, 2019

Jakarta, SuaraSI.com – Setelah energi masyarakat dihabiskan oleh dinamika politik pemilihan umum (pemilu) 2019, sudah saatnya kita kembali merajut Ukhuwah...

Berkunjung ke Lapas Kelas I Cipinang, PW Perisai Diterima oleh Kalapas

May 8, 2019

May 8, 2019

Jakarta, SuaraSI.com – Untuk menjaga tali silaturrahmi, Pengurus Wilayah Pertahanan Ideologi Sarekat Islam (PW Perisai) DKI Jakarta mengunjungi Lembaga Permasyarakatan...

Comments
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *