November 20, 2019 suarasi.com

Evaluasi Pemilu 2019, Hamdan Zoelva Usulkan Sistem Proporsional Tertutup

Rantau Prapat, SuaraSI.com- Pemilihan umum (Pemilu) serentak 2019 yang telah merenggut ratusan nyawa serta menimbulkan ketegangan yang tinggi di masyarakat menjadi bahan evaluasi bagi sistem pemilu kedepannya.

Hal ini disampaikan oleh mantan Ketua Mahkamah Konstitusi periode 2013-2015 saat menjadi narasumber dalam acara Silaturrahmi dan Dialog Kebangsaan dengan tema “Problematika Pemilu 2019 dalam Perspektif Hukum Positif” yang diselenggarakan Pimpinan Daerah Al Jam’iyatul Washliyah, Universitas Al Washliyah Labuhanbatu dan Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MD KAHMI) Labuhanbatu di Restoran Keraton, Jalan Sisingamangaraja, Rantau Prapat, Sumatera Utara, Jum’at malam (26/4).

“Pemilu harus dilaksanakan sesederhana mungkin. Tidak ribet seperti sekarang,” tegas Koordinator Presidium Majelis Nasional KAHMI ini. Ia melanjutkan bahwa sejak pertama kali pemilu diterapkan tahun 1955, aturan pemilu selalu diperbaiki dan disempurnakan.

Sistem pemilu tahun 1999, lanjut Hamdan, masih proporsional tertutup. Daerah pemilihannya adalah provinsi. Keterpilihan berdasarkan kabupaten yang meraih suara terbesar dan terbanyak.

“2004 diubah dengan proporsional setengah terbuka. Calon terpilih denagn suara terbanyak jika memperoleh 100 persen dari BPP. 2009 diturunkan dari 100 persen ke 30 persen BPPP. Tapi dibatalkan oleh MK. Keterpilihan menjadi berdasarkan terbanyak penuh jadinya, sehingga terjadi era sangat liberal dalam pemilu kita,” kenang Ketua Umum Pimpinan Pusat/Lajnah Tanfidziyah Syarikat Islam tersebut.

Padahal, menurut Hamdan, Undang-Undang Dasar 1945 (UUD 1945) tidak menentukan secara spesifik tentang sistem pemilu. “Yang ditentukan dalam UUD 1945 adalah adalah prinsip dasar pemilu beserta penyelenggara pemilu,” tambahnya.

Untuk penyelenggaraan pemilu pun dibagi dalam tiga segmentasi, yakni sebagai pelaksana, pengawas dan dewan kehormatan sebagai pengawas perilaku penyelenggara. “Sedangkan, untuk sistem pemilihan kepala daerah tidak diatur sistemnya apakah harus dipilih langsung atau dipilih DPRD. Semua itu hanya diatur dalam Undang-Undang,” kata Hamdan.

Sehingga, lanjut Hamdan, dengan melihat kondisi kerumitan sekarang ini, pemilu kita perlu dievaluai kembali dan perlu dilakukan dengan sistem proporsional tertutup. “Akibat pertarungan bebas sekarang ini, money politik sangat luar biasa. Tidak lagi oleh partai politik, tapi juga person dan para aktivis sangat sulit terpilih,” ujarnya.

Hamdan mengatakan kita harus memikirkan kembali sistem proporsional tertutup. “Karena dengan sistem proporsional tertutup, masyarakat dan parpol akan dihadapkan dengan pemilihan yang sederhana sekali. Pertarungan ada di parpol dan parpol yang harus diperbaiki. Parpol dibiayai oleh negara,” harapnya.

Sekarang, lanjut Hamdan, sebenarnya lebih banyak uang dikorupsi karena politik liberal dibanding dengan biaya yang dikeluarkan oleh negara jika parpol dibiayai oleh negara. “Tidak ada partai konglomerat dan tidak ada partai susah. Karena sekarang partai identik dengan uang akibat demokrasi kita yang sangat bebas,” tegasnya.

Teorinya, ujar Hamdan, dalam demokrasi, rakyat yg membiayai partai. Namun, di Indonesia pejabat publik yang membiayai partai itu. “Karena hal yang demikian parpol sangat rawan dijadikan bisnis politik. Penguasa yang membiayai dan pengusaha yang mempengaruhi kebijakan partai politik sebagai investasi politik,” tutup Hamdan.

in POLITIK
Banner
Related Posts

SEMMI DKI Jakarta Kecam Pernyataan Amien Rais Terkait People Power

April 10, 2019

April 10, 2019

Jakarta, SuaraSI.com – Pernyataan Amien Rais terkait people power menjelang pesta demokrasi pada 17 April 2019 mendatang membuat masyarakat Indonesia,...

Wanita PERISAI sosialisasi Pemilu Damai Dan Anti Hoax Hadapi Pilpres 2019.

February 3, 2019

February 3, 2019

SUARA SI, Jakarta – Organisasi Serumpun Syarikat Islam, DPP Wanita PERISAI mengelar Deklarasi Pemilu Damai dan Sosialisasi Anti HOAX menyambut...

Hamdan Zoelva : Indonesia Belum Memenuhi Prasyarat Demokrasi

April 27, 2019

April 27, 2019

Rantau Prapat, SuaraSI.com – “Ada tiga hal yang menjadi prasyarat agar demokrasi berjalan baik. Pertama, tingkat kecerdasan masyarakat. Kedua, tingkat...

Deklarasi Senandung Indonesia untuk Mewujudkan Pemilu Sehat yang Tulus tanpa Akal Bulus

March 3, 2019

March 3, 2019

Jakarta, SuaraSI.com – Pemilihan umum (pemilu) 2019 sudah didepan mata. Agar pemilu 2019 dapat berjalan secara sehat, damai dan berkualitas...

PB SEMMI : Pemilu Usai, Ayo Saling Bermaafan Menyambut Ramadhan

April 17, 2019

April 17, 2019

Jakarta, SuaraSI.com – Hari ini, 17 April 2019, merupakan pesta demokrasi terbesar sepanjang sejarah Indonesia. Pasalnya pada pemilu kali ini...

Banyak Korban, Hamdan Zoelva Usulkan Pemilu Serentak Nasional dan Daerah

April 27, 2019

April 27, 2019

Rantau Prapat, SuaraSI.com – “Sampai Jum’at, 26 April 2019, jumlah korban jiwa akibat kelelahan dan menanggung beban yang berat dalam...

Hamdan Zoelva Nilai Jokowi-Prabowo Tak Bisa Dibandingkan Apple to Apple

January 5, 2019

January 5, 2019

Ahmad Bil Wahid – detikNews 44 komentar Hamdan Zoelva (Lamhot Aritonang/detikcom)Jakarta – Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Hamdan Zoelvamenyebut capres Joko Widodo...

SEMMI Jakarta Raya dan PW Perisai DKI Beserta Cipayung Plus Kritisi Pernyataan Amien Rais Terkait People Power

April 12, 2019

April 12, 2019

Jakarta, SuaraSI.com – Organisasi serumpun Syarikat Islam, yakni Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) Jakarta Raya dan Pimpinan Wilayah Pertahanan Ideologi Syarikat...

Gelar Kampanye “Stop Saling Klaim Kemenangan Pilpres 2019”, SEMMI dan PERISAI Desak KPU untuk Netral

April 21, 2019

April 21, 2019

Jakarta, SuaraSI.com – Puluhan pengurus Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) dan Pertahanan Idelogi Syarikat Islam (Perisai) menggelar kampanye “Stop Saling...

Inisiator Gerakan Non Blok Saat Pemilu 2019 Berikan Pandangan Pasca Pertemuan Megawati-Prabowo

July 24, 2019

July 24, 2019

Jakarta, SuaraSI.com – Perbedaan merupakan hikmah dalam memperkuat persatuan. Hal ini diungkapkan oleh inisiator Gerakan Non Blok, Bintang Wahyu Saputra...

Hamdan : KAHMI adalah Perekat dari Perbedaan Politik

March 23, 2019

March 23, 2019

Balikpapan, SuaraSI.com – Menghadapi situasi perpolitikan yang semakin panas menjelang pemilihan umum serentak tahun 2019, Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam...

PB SEMMI : Terima Kasih Penyelenggara Pemilu, Mari Bersatu Membangun Negara

April 19, 2019

April 19, 2019

Jakarta, SuaraSI.com – Spanduk ucapan dan seruan dari Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) yang bertuliskan terima kasih petugas penyelenggara pemilu,...

Ma’ruf amin Resmikan Markas Pemenangan di Jatim

January 22, 2019

January 22, 2019

JATIM – Calon wakil presiden, Ma’ruf Amin, percaya diri wilayah Jawa Timur menjadi basis suara dirinya dan calon presiden Jokowi di pemilu...

SEMMI Jakarta Raya Apresiasi Polda Metro Jaya dan TNI yang Berhasil Mengamankan Pemilu di Ibukota Sehingga Berjalan Lancar dan Aman

April 17, 2019

April 17, 2019

Jakarta, SuaraSI.com – Sebagai ibukota negara, Jakarta menjadi barometer perpolitikan nasional, termasuk saat pencoblosan pada Pemilihan Umum tahun 2019 yang...

Pemilu 2019 Berjalan Aman dan Kondusif, Irjen. Pol. Gatot Eddy Patut Diberikan Penghargaan

June 28, 2019

June 28, 2019

Jakarta, SuaraSI.com – Setelah Hakim Mahkamah Konstitusi Anwar Usman membacakan putusan hasil sengketa pemilihan presiden dan wakil presiden republik Indonesia...

Comments
Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *