Bandingkan Perjuangan Soekarno dengan Nabi Muhammad SAW, Tjokroaminoro Institute Akan Bertabbayun dengan Sukmawati Soekarnoputri

Jakarta, suarasi.com- “Soekarno merupakan sosok yang hebat yang memproklamirkan kemerdekaan Indonesia, tetapi kita harus ingat bahwa Soekarno banyak terinspirasi dan belajar dari Tjokroaminoto atau biasa disebut yang oetama dan guru bangsa,” tegas Direktur Eksekutif Tjokroaminoto Institute, Afrifan Eldo Yura, saat menanggapi pernyataan Sukmawati Soekarnoputri dalam diskusi bertema “Bangkitkan Nasionalisme Bersama Kita Tangkap Radikalisme dan Berantas Terorisme” di Jakarta, Jum’at (15/11).

Seperti dilansir dari situs Wartaekonomi.co.id, Sukmawati menyatakan Soekarno lebih berjasa dari nabi muhammad SAW di abad 20.

Menurut Eldo, Tjokroaminoto adalah orang yang sangat mengagumi nabi Muhammad SAW, dengan semangat nilai islam dan keberpihakan kepada kaum yang lemah.

“Jika benar dengan apa yang tersebar anak seorang proklamator bermaksud menyatakan bung karno lebih berjasa dari nabi Muhammad di abad 20 itu sangat amat keliru karena menjadi gaduh ditengah kebangsaan kita,” ujar Eldo.

Soekarno, tambah Eldo, merupakan salah seorang murid Tjokroaminoto saat digembleng di rumah Peneleh, Surabaya. “Logikanya seperti ini, Tjokroaminoto merupakan guru dari Soekarno yang sangat islami yang banyak dipengaruhi oleh nilai-nilai yang dibawa oleh Nabi Besar Muhammad SAW, lalu mengajarkan kembali nilai-nilai tersebut kepada Soekarno. Nah, kenapa bisa Sukmawati mengambil kesimpulan jika Soekarno lebih berjasa dibandingkan nabi Muhammad dalam memerdekakan bangsa ini,mungkin ada penjelasan lainnya dari beliau yang kita belum ketahui, sebaiknya jangan suudzon terlebih dahulu” jelas Eldo.

Seharusnya, kalau boleh dilihat siapa yang berjasa dalam memerdekakan bangsa ini, saya menilai semua mempunyai jasa yang sama dan semangat yang sama dalam membebaskan bangsa Indonesia dari kolonial penjajah, khususnya ketiga murid HOS Tjokroaminoto.

“Semua pemikiran Soekarno waktu itu banyak berasal dari pemikiran Tjokroaminoto dan Tjokroaminoto sendiri pemikirannya banyak terinspirasi dari nabi Muhammad SAW, buktinya beliau menulis buku Islam dan sosialisme sebagai landasan bergeraknya dalam berkehidupan, berbangsa dan bernegara” ujarnya.

Tjokroaminoto Institute, menurut Eldo akan terlebih dahulu bertabbayun mengenai pernyataan Sukmawati. “Kami meminta kepada seluruh pihak untuk tidak berburuk sangka terlebih dahulu, dan sebagai lembaga kajian terhadap pemikiran Tjokroaminoto beserta pemikiran tokoh dan para pahlawan kami siap untuk membuatkan diskusi sekaligus bertabbayun terhadap ucapan beliau (Sukmawati-red),” tutup Eldo.

Leave a Reply

Your email address will not be published.