PP PERISAI apresiasi langkah POLRI dalam kasus Joseph Paul Zhang, dan berharap masyarakat tidak mengkaitkan dengan Etnis tertentu.

Jakarta- PP PERISAI Mengapresiasi Langkah cepat Kepolisian Republik Indonesia dalam mengusut kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Joseph Paul Zhang. PP PERISAI meminta Umat Muslim tetap merawat kerukunan dan kebhinekaan dalam NKRI.

“Kami Apresiasi Langkah Cepat Polri dalam penyelidikan dan penetapan Tersangka terhadap Jozeph Paul Zhang yang melakukan penistaan agama. Menurut saya ini merupakan hal baik bagi penegakan hukum di Indonesia.” Ujar Sekjend PP PERISAI Jojo (20/04/2021)

Jojo menegaskan bahwa pimpinan pusat Perisai berharap kejadian ini tidak menjadi alat pemecahbelah kerukunan umat beragama dan bangsa Indonesia.

Menurut jojo Kementerian Agama harus mengambil sikap cepat dan tindakan tepat dalam meredam dan meminimalisir potensi yang mengancam kerukunan antar umat beragama serta kebhinekaan.

“Untuk meminimalisir potensi yang mengancam kerukunan antar umat beragama, saya rasa  Kementerian Agama juga harus mengambil sikap cepat dan tindakan tepat dalam memperkuat program kerukunan antar umat beragama.” Terang Jojo.

Selain itu dia meminta masyarakat tidak mengkaitkan pernyataan Jozeph Paul Zhang dengan Etnis tertentu dan agama yang di anut Jozeph Paul Zhang.

“Kami Pimpinan Pusat PERISAI berharap masyarakat tidak kaitkan ini dengan Etnis tertentu dan agama yang di anut Jozeph Paul Zhang, kami melihat ini murni pernyataan personal dari seorang yang memang sengaja secara pribadi menistakan agama.” Ungkapnya

Terkait banyaknya penggiringan opini di media sosial yang mengkaitkan ini dengan tendensi Etnis dan agama, jojo menerangkan bahwa pada dasarnya sesuatu hal yang dilakukan oleh Joseph paul Zhang bukan merupakan ajaran dan anjuran dari agama kristen,

Jojo menjelaskan bahwa PP PERISAI pernah mendapat kiriman surat edaran dari Dewan Kepausan untuk Dialog Antar Umat Beragama dari Vatikan tertanggal 29 Maret 2021 yang di tandatangani oleh Miguel Angel Cardinal Ayuso Guixot,MCCJ tentang pesan Menyambut Datangnya Ramadhan dan Idul Fitri 1442 H yang isinya adalah Harapan terbaik untuk Ramadhan yang damai dan idul fitri yang penuh kebahagiaan.

“kami rasa umat kristiani juga merupakan penganut agama yang patuh, sehingga mereka secara agama dan institusi kelembagaan tidak akan mencederai harapan kedamaian kerukunan antar umat beragama yang tertuang dalam pesan Menyambut Datangnya Ramadhan dan Idul Fitri 1442 H dari Dewan Kepausan Vatikan” tutup jojo.